7 Kesalahan Terbesar Dalam Menggunakan KARTU KREDIT
Jadi apa saja 7 kesalahan terbesar itu?
—–oOo—–
KESALAHAN no 1 : Tidak melunasi seluruh tagihan kartu kredit
Ini boleh dikatakan merupakan penyebab
utama mengapa banyak orang yang terjerat dalam hutang kartu kredit.
Tidak sedikit orang yang hanya membayar sejumlah “pembayaran minimum”.
Ketika anda melakukan ini, maka saldo hutang yang tersisa akan terkena
bunga yang sangat tinggi (bisa mencapai2,9%-4% per BULAN!)
. Ketika anda melakukan kesalahan ini, maka ibaratnya anda sudah
mengambil langkah pertama untuk masuk ke dalam jeratan hutang kartu
kredit.
Lunasi seluruh tagihan kartu kredit anda!!!
…
KESALAHAN no 2 : Menganggap kartu kredit sebagai kartu debit (ATM)
Ini merupakan salah satu kesalahan yang
paling fatal dalam menggunakan kartu kredit. Kartu Kredit bukanlah Kartu
Debit (ATM). Hindari menarik uang cash dengan menggunakan kartu kredit
karena ini akan dikenakan bunga dan biaya tarik tunai yang sangat tinggi
(bahkan lebih tinggi daripada angka yang saya tuliskan di kesalahan no
1).
…
KESALAHAN no 3 : Menggunakan kartu kredit untuk membayar hutang
Kartu kredit termasuk
ke dalam jenis hutang “Unsecured Debt”, alias hutang tanpa agunan.
Hutang semacam ini dikenakan bunga yang tinggi. Oleh karena itu hutang
semacam ini tidak tepat dipakai untuk modal usaha/bisnis karena akan
sangat membebani kondisi keuangan usaha/bisnis anda.
Kesalahan lainnya yang
tergolong ‘serupa’ adalah menggunakan kartu kredit untuk menutup ataupun
membayar cicilan hutang tipe “Secured Debt”/hutang yang menggunakan
jaminan. Hutang yang menggunakan jaminan (spt KPR, KMK, dll), bunganya
secara umum lebih ringan. Oleh sebab itu jika anda menggunakan kartu
kredit untuk membayar hutang tipe ini, berarti anda malah ‘menukar’
hutang yang bunganya lebih ringan dengan hutang yang bunganya lebih
berat.
Salah satu ‘malapetaka’ terbesar dalam menggunakan kartu kredit terjadi ketika kesalahan no.2 dan kesalahan no.3 ‘dikombinasikan’. Contoh paling umum ‘malapetaka’
seperti ini adalah ketika pemegang kartu kredit mengambil uang tunai
dengan kartu kredit yang satu untuk membayar tagihan kartu kredit yang
lain.
…
KESALAHAN no 4 : Tidak disiplin mengontrol penggunaan Kartu Kredit dan tagihannya
Kesalahan ini biasanya berawal dari kalimat ‘Gesek aja dulu..’ dan lalu diikuti di akhir bulan dengan kalimat ‘Astaga!?! Kok gede amat tagihannya’.
Tentukan batas maksimum yang boleh anda
‘gesek’ setiap bulannya. Lalu kontrol dan catat setiap pemakaian kartu
kredit anda setiap hari. Ketika jumlah pemakaian tersebut sudah
mendekati batas maksimum yang anda tentukan, ‘segel’ kartu kredit anda, atau jika perlu (bagi yang lemah terhadap godaan belanja), tinggalkan kartu kredit di rumah.
Masih terkait dengan kesalahan no 4 ini,
adalah tidak disiplin dalam pembayaran kartu kreditnya. Jangan menunggu
hingga hari batas terakhir untuk melunasi kartu kredit anda, karena jika
di hari tersebut anda sibuk/lupa/ada urusan mendadak, maka bisa-bisa
tagihan tersebut jadi tidak terbayar.
…
KESALAHAN no 5 : Terlalu banyak memiliki Kartu Kredit
Semakin banyak Kartu
Kredit yang anda miliki, semakin sulit bagi anda untuk mengontrol
pengeluaran masing-masing kartu kredit. Dalam pelunasan kartu kredit pun
anda akan lebih direpotkan karena perlu mengingat tanggal pelunasan
masing-masing kartu agar tidak terlambat bayar.
Beberapa financial
planner menyarankan untuk memiliki Kartu Kredit maksimal 3 saja. Kalau
lebih dari itu, mungkin mulai bisa mempertimbangkan untuk menggunting
sisanya.
…
KESALAHAN no 6 : Menganggap Kartu Kredit sebagai ‘Uang Tambahan’
Meskipun kedengarannya
sulit dipercaya, tetapi tidak sedikit orang yang menganggap Kartu Kredit
sebagai Uang Tambahan. Ketika permohonan kartu kreditnya disetujui,
mereka pun kegirangan seperti mendapatkan ‘durian runtuh’. Seringkali ini lalu berujung dengan ‘pesta belanja’ menggunakan kartu kredit baru tersebut.
Memiliki kartu kredit bukanlah berarti bahwa anda mempunyai lebih banyak uang untuk dibelanjakan.
Kartu kredit bukanlah ‘berkah’, ‘rezeki’ ataupun ‘durian runtuh’. Jika anda tidak bijak dalam menggunakannya, yang ada justru hanyalah ‘malapetaka’. Ingatlah bahwa Kartu kredit hanyalah merupakan alat bantu pembayaran dan bukan pendapatan tambahan.
Anda bisa berhutang kepada bank dengan menggunakan kartu kredit, tetapi
cepat atau lambat hutang kartu kredit tersebut tentu harus anda bayar.
…
KESALAHAN no 7 : Menggunakan kartu kredit untuk SEMUA belanja dan pembayaran
Tidak sedikit orang
menggunakan kartu kredit untuk semua jenis pembelanjaan. Padahal, untuk
beberapa jenis produk, akan lebih baik jika dibeli dengan menggunakan
uang Cash.
Ketika anda berbelanja
dengan kartu kredit, pihak penjual barang akan dikenakan biaya sebesar
2,5-3% dari harga transaksi itu oleh pihak bank. Untuk beberapa jenis
produk (terutama yang margin labanya kecil), penjual barang tidak
bersedia menanggung biaya tersebut, sehingga mengoper biaya tersebut
kepada pembeli (alias anda).
Biasanya dalam kasus seperti ini, penjual akan mengatakan bahwa ‘Kalau memakai kartu kredit, kita kenakan charge X %’.
Pada saat ini, biasanya charge ini sebesar 3,5%. Jika anda tetap
membelinya dengan cara seperti ini, anda telah membayar bunga 3,5% hanya
untuk ‘menunda’ sebentar membayar belanjaan itu. Padahal uang anda yang anda taruh di tabungan mendapatkan bunga yang jauh di bawah itu.
Bahkan jika penjual
barang tersebut tidak mengenakan charge, cobalah untuk bertanya apakah
ada diskon untuk pembelian cash. Seringkali anda akan mendapatkan
potongan harga yang lumayan untuk pembelian dengan menggunakan uang
Cash.
Komentar
Posting Komentar